Acara Pembukaan
PMI Kab. Manggarai di bawah
kepemimpinan Bpk. Rony Kaunang berinisiatif mengadakan Simulasi Sistem
Peringatan Dini (SPD) dan Gladi Posko. Kegiatan ini menjadapat dukungan penuh
dari Australian Red Cross (ARC) dan PMI Provinsi NTT. Hadir dalam kegiatan ini Ibu
Sacha dan Bpk Kairil selaku perwakilan dari ARC, Bpk. Quido selaku Ketua PMI
Provinsi NTT dan beberapa orang staf dari PMI Provinsi NTT. Selain itu PMI Kab. Manggarai juga mengundang
instansi terkait sekabupten Manggarai seperti Dinsos, Distan, Dinkes,
Distanben, Dishut, Dishub, RSPD, BPBD, BMKG, RAPI, Sekretariat DPRD, Perwakilan dari kecamatan Cibal dan tentu
saja para relawan PMI Kab. Manggarai.
Kegiatan simulasi sedianya
dilaksanakan pada pukul 09.00 WITA akan tetapi realisasinya molor sampai kurang
lebih 45 menit karena masih menunggu kedatangan beberapa perwakilan dari SKPD
terkait. Setelah diawali doa pembuka kegiatan, Ibu Sacha mendapat kesempatan
pertama untuk memberikan sambutan awal. Dalam kata sambutan ini sebagai
perwakilan ARC beliau mengapresiasi kinerja PMI Kabupaten Manggarai selama ini
yang menyata dalam manajemen organisasinya dan keberhasilan dalam pelabagai
kegiatan berpayungkan kemanusiaan. Selanjutnya wanita berdarah Belanda ini
mengharapkan agar simulasi dapat berlangsung dengan baik. Hanya dengan simulasi
kita bisa tahu dan mengukur apakah program bekerja atau tidak dan kalau bekerja
mungkin ada satu dua hal yang perlu dibenahi.
Selanjutnya sebelum membuka
kegiatan secara resmi Ketua PMI provinsi NTT meminta peningkatan kerjasama
antara PMI dan pelbagai instansi terkait untuk mengatasi bencana alam yang
dihadapi. Pa Quido mengatakan bahwa simulasi ini merupakan follow up dari MOU
yang diadakan antara PMI dan BPBD. Harapan terbesar dari simulasi ini adalah
agar para peserta yang hadir dapat merumuskan suatu system peringatan dini
terbaik yang bisa direkomendasikan kepada pemerintah daerah sebagai pengambil
keputusan. Dengan memiliki system peringatan dini yang baik maka sedapat
mungkin korban bencana alam dapat diminimalisir bahkan tidak ada. Akhirnya pa Quido
menegaskan bahwa simulasi ini juga merupakan bentuk pertanggungjawaban PMI Provinsi
NTT dalah hal ini yang dilaksanakan PMI Kab. Manggarai kepada ARC sebagai
lembagai donor yang memberikan berbagai bantuan kepada PMI kab. Manggarai
kurang lebih selama tiga tahun terakhir. Harapannya semoga kerjasama ini dapat
berlangsung terus ke depan. Akhrinya sambil memohon berkat Tuhan pak Quido
membuka kegiatan simualasi dan Gladi Posko secara resmi. Para peserta menyambut
pembukaan simulasi dengan riuhan tepuk tangan.
Simulasi SPD dan Galdi posko ini
berlangsung selama sehari. Hampir semua SKPD terkait hadir memenuhi undangan
PMI Kab. Manggarai kecuali dari Dinsos. Semua peserta antusias dan berhasil
merumuskan SPD sebagai rekomendasi kepada pemda Manggarai.
Berita Terkait

Tidak ada komentar:
Posting Komentar