KOMUNITAS
RELAWAN DONOR DARAH SUKARELA (KRDD)
KABUPATEN MANGGARAI DIBENTUK
Rabu 26 September
2013 bertempat di Aula Efata Ruteng, 30 pasang mata menjadi saksi
terbentuknya Komunitas Relawan Donor Darah Sukarela (KRDD) Kabupaten Manggarai.
Disaksikan oleh Ketua PMI Kabupaten Manggarai Bpk. Ronny Kaunang, BcKn dan TA Desa Siaga AIPMNH Propinsi NTT Bpk.
John Th. Ire,
para Pengurus dan anggota terpilih menandatangani komitmen untuk memajukan
komunitas ini dan bersama-sama dengan PMI Kabupaten Manggarai berusaha untuk
menyediakan pendonor darah sukarela dan berusaha untuk menjaga agar stok darah
di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten
Manggarai selalu tersedia setiap saat. Tujuan pembentukan komunitas ini yakni
untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengatasi gawat darurat Ibu hamil dalam
proses persalinan di Rumah Sakit dan juga agar tersedianya para pendonor
Sukarela di tingkat Kabupaten
Manggarai serta dalam upaya PMI Kabupaten
Manggarai mengelola relawan pendonor sukarela dengan sistem donor yang efektif,
cepat dan tepat.
Berdasarkan
data pada UDD PMI Kabupaten Manggarai,
untuk pelayanan darah kepada
pasien 96% lebih berasal dari Donor Darah Pengganti (DDP) dan sisanya berasal
dari pendonor darah sukarela. Dari data ini jelas terlihat bahwa begitu rendahnya
kepedulian masyarakat Manggarai untuk
mendonorkan darah secara sukarela. Bpk. Ronny Kaunang selaku Ketua PMI
Kabupaten Manggarai berharap agar dengan terbentuknya Komunitas Relawan Donor
Darah Sukarela ini bisa membantu PMI Kabupaten
Manggarai untuk memberikan advokasi dan penyadaran
kepada masyarakat tentang manfaat mendonorkan darah dan memberikan pengertian
kepada mereka untuk berani mendonorkan
darah.
Pembentukan
Komunitas Relawan Donor Darah (KRDD) ini merupakan
hasil kerjasama antara PMI Kabupaten Manggarai
dengan AIPMNH Kabupaten Manggarai yang selalu peduli pada upaya penyelamatan
dan kesehatan ibu hamil dan bayi serta
selalu mendukung Revolusi KIA yang tengah digalakkan
oleh Pemerintah Provinsi
NTT.
Pemilihan
Ketua dan Pengurus KRDD Kabupaten Manggarai berlangsung dalam suasana
kekeluargaan dan hasilnya adalah
terpilihnya para pengurus, yakni Ketua:
Bpk. Lodovikus D. Moa;
Wakil: Bpk. Herman Rudin, SKM; Sekretaris:
Sdri. Modesta C.Sukur; Bendahara:
Bpk. Yuaniaria Karim;
Humas: Bpk. Roslian Mone; Advokasi:
Bpk. Pdt. Markus J. Leunupuh, S.Th dan dr. Ronald Susilo; Transfusi: Ibu Maria
Sinda. (Marsel Seda)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar